Feeds:
Posts
Comments

Archive for April, 2010

Negara manakah yang paling kecil di dunia? Kalau kamu menjawab Vatikan, itu kuno. Vatikan bukan lagi sebuah negara yang terkecil di dunia. Masih ada sebuah negara yang lebih kecil dari Vatikan. Negara itu adalah Sealand. Kepangeranan Sealand atau Principality Sealand atau Selandia dalam bahasa Indonesia saat ini merupakan negara terkecil di dunia saat ini. Percaya nggak percaya, negeri ini tidak berdiri diatas daratan seperti negara umumnya. Sealand berdiri diatas sebuah tower yang ditahan oleh du beton baja di tengah laut seluas 550 meter persegi. Negara ini terletak 11 kilometer di lepas pantai Harwich, sebelah timur Inggris. Negara ini hanya dapat dicapai oleh helikopter atau kapal. Sejarah Sealand dimulai ketika Perang Dunia II. Inggris yang khawatitr terhadap kekuatan Jerman membangun sejumlah pangkalan militer. Benteng ini dilengkapi dengan banyak pasukan Inggris dan dilengkapi artileri yang dirancang untuk menembak jatuh pesawat dan rudal balistik Jerman. Pangkalan militer ini ditempatkan di sepanjang pantai timur Inggris yang terletak di pinggiran wilayah perairan Inggris. Salah satu pangkalan militer itu, yang terdiri dari konstruksi beton dan besi, adalah Roughs Tower, benteng kerajaan Inggris yang terkenal. Lokasinya di sebelah utara muara Sungai Thames. Seperti halnya pangkalan laut lainnya, Roughs Tower menggunakan jangkar yang dilabuhkan ke dasar laut.Semula basis laut ini akan ditempatkan di dalam wilayah kedaulatan Inggris. Namun kemudian rencana itu berubah. Pangkalan ini ditempatkan di satu titik sekitar 7 mil laut dari pantai timur Inggris, yang artinya lebih dari dua kali jarak 3 mil laut wilayah perairan Inggris. Dengan kata lain, benteng ini berlokasi di perairan internasional Laut Utara. Setelah perang usai, Roughs Tower beserta pangkalan lainnya mulai ditinggalkan. Namun seorang purnawirawan Mayor Inggris bernama Paddy Roy Bates menduduki pulau buatan Roughs Tower dan tinggal di sana bersama keluarganya pada 2 September 1967. Setelah pembicaraan intensif dengan para pengacara ulung Inggris, Roy Bates memproklamirkan pulau itu sebagai negara miliknya. Pria itu menobatkan dirinya dengan gelar pangeran dan istrinya digelari putri. Roy pun resmi mendirikan Kerajaan Sealand. Roy Bates kemudian dikenal sebagai Roy of Sealand. Ia memberlakukan otoritas negara di pulau itu. Sejak itu keluarga kerajaan dan orang-orang lainnya yang telah menyatakan kesetiaannya pada kepangeranan Sealand mendiami pulau itu. Pada akhir 1968, Angkatan Laut Inggris menyadari jika salah satu pangkalannya diambil alih oleh seorang purnawirawan mayor. Maka agar tidak terjadi keributan, beberapa unit AL Inggris berangkat ke wilayah yang di klaim Roy Bates sebagai negara miliknya. Roy yang merasa terancam terhadap kedaulatan negaranya segera melakukan tindakan pertahanan. Karena ia adalah mantan anggota tentara Inggris serta negara yang didudukinya merupakan bekas pangkalan militer, tak heran Roy mempunyai senjata sebagai alat pertahanan negaranya. Maka ia pun menembaki kapal Inggris tersebut agar menjauh. Namun karena Roy masih memiliki kewarganegaraan Inggris, ia itangkap dan kemudian dimasukkan ke pengadilan atas tuduhan kejahatan berat. Namun justru dari sinilah sumber keberhasilan spektaluler atas klaim kedaulatan Sealand. Dalam putusannya pada 25 November 1968, Pengadilan Chelmsfort/Essex menyatakan pihaknya tidak berkompeten menangani kasus Roy karena tidak memiliki yurisdiksi di luar wilayah nasional Inggris. Ini merupakan pengakuan de facto pertama atas kepangeranan Sealand. Hukum Inggris telah memutuskan Sealand bukan bagian dari kerajaan Inggris, serta belum ada negara lain yang mengklaimnya. Karena itulah, deklarasi Pangeran Roy atas kepangeranan Sealand dinyatakan sah. Namun meskipun demikian, menurut sejumlah dokumen rahasia yang baru terungkap, Inggris masih terus memburu Sealand, kalau perlu dengan jalan kekerasan. Namun rencana itu batal karena Inggris tidak ingin membuat keributan dan kehebohan publik. Untuk menyempurnakan kelengkapan negaranya, Roy Bates mulai menyusun konstitusi yang disahkan pada 25 September 1975. Selain itu ia juga membuat lambang, bendera, lagu kebangsaan, perangko, serta mata uang Sealand yaitu Dolar Sealand yang setara dengan nilai Dolas AS. Bahkan akhirnya ada paspor kepangeranan Sealand dan paspor diplomatik Sealand yang berbasis aturan paspor internasional. Sebagai sebuah negara, Sealand pun pernah menghadapi saat-saat genting. Pada Agustus 1978, sejumlah warga Belanda datang ke Sealand atas suruhan seorang pengusaha Jerman. Mereka datang untuk membicarakan urusan bisnis dengan Sealand. Namun saat Pangeran Roy sedang berada di Inggris, pria-pria asing ini menculik putra Roy, Michael Bates dan merebut Sealand dengan cara kekerasan. Tak lama kemudian, Roy merebut kembali pulau itu dengan bantuan sekelompok anak buahnya. Para penyerang itu kemudian ditahan Roy sebagai tawanan perang. Selama penahanan itu, pemerintah Belanda dan Jerman mengajukan petisi untuk kebebasan mereka. Awalnya mereka meminta pemerintah Inggris untuk mengintervensi masalah tersebut. Namun pemerintah Inggris menolaknya dengan alasan adanya putusan pengadilan sebelumnya bahwa Inggris tidak berhak atas wilayah Sealand. Akhirnya, sebagai bentuk pengakuan de facto atas kedaulatan Sealand, pemerintah Jerman mengirimkan seorang diplomat langsung ke Sealand untuk bernegosiasi mengenai pembebasan warganya. Roy akhirnya membebaskan tawanannya. Roy bersyukur karena insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa. Pada tahun 1987, negara-negara yang memiliki perairan laut boleh menambah luas wilayah lautnya sejauh 12 mil dari bibir pantai. Roy pun kemudian memperluas wilayah Sealand sesuai aturan tersebut. Namun setelah 30 tahun lebih, kesehatan sang kepala negara, Pangeran Roy terus memburuk seiring bertambahnya usianya. Sealand yang tidak memiliki satupun rumah sakit membuat Pangeran Roy harus terbang ke Inggris untuk dirawat. Ia menggunakan paspor Inggris akrena negaranya belum diakui secara resmi atau de jure oleh negara manapun. Kekuasaan Roy sebagai kepala negara kemudian diserahkan kepada anaknya, Michael Bates. Michael Bates kemudian resmi menjadi Pangeran Michael of Sealand yang memiliki kekuasaan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. James, anak dari Michael kemudian dinobatkan menjadi Pangeran James. Belakangan Michael berencana menjual Sealand kepada orang lain, tidak termasuk aset negara. Pangeran Michael akan menjanjikan pajak yang ringan dan pemandangan yang sangat indah dari Sealand. Sejumlah pengusaha real estate yang tertarik terhadap Sealand menginginkan sebuah otonomi nantinya bagi mereka. Kamu tertarik juga untuk membeli Sealand? Boleh saja asal kamu mau membayar dengan nilai lebih dari delapan digit angka.

Advertisements

Read Full Post »

Foundation Engineering

A foundation is defined as that part of the structure that supports the weight of the structure and transmits the load to underlying soil or rock. Foundation engineering applies the knowledge of soil mechanics, rock mechanics, geology, and structural engineering to the design and construction of foundations for buildings and other structures. The most basic aspect of foundation engineering deals with the selection of the type of foundation, such as using a shallow or deep foundation system. Another important aspect of foundation engineering involves the development of design parameters, such as the bearing capacity of the foundation.
Aims of Foundation Engineerting study

To be able to calculate the bearing capacity of shallow and deep foundations

Super Structure:

Part of the structure which is above ground level

Foundation:

It is the lowest part of the structure which supports the structure by distributing its load on the soil and keeping it less than the bearing capacity of soil. Usually factor of safety in foundation is 2.5 – 3.0. Foundation can also be said to as the interface between the super structure and the soil.

Why do we use foundation??

If foundation is not provided the stress on the soil due to the building may exceed the bearing capacity of the soil and will fail. Thus, the foundation keeps the load on the soil in allowable range by distributing it on a vast calculated area.

Who is a foundation Engineer???

The one who has enough knowledge and experience to design the foundation. A foundation engineer must have:

Enough knowledge of scientific principles
It comes by taking specialized courses e.g. Geology, Soil Mechanics, Foundation Engineering, Structural Engineering etc.
Experience and courage to take engineering judgments
It comes by working with seniors, attending seminars and workshops etc.

Requirements of a foundation

Safety

The foundation must be stable and safe in the first place. Safety of a foundation is ensured:

1. By keeping a factor of safety.
2. By avoiding structural failure of foundation itself.
3. By avoiding the excessive settlements (Total settlement + Differential settlement)

Depth requirement:

* Depth should be such that foundation is below seasonal volumetric changes caused by freezing and thawing.
* Depth of foundation should be up to a point where changes of moisture do not occur frequently and abundantly. Erosion should also be prevented and any loose soil should not be underneath foundation e.g. Peat

Spacing requirement:

When laying a foundation the surrounding (already existing foundations of adjacent buildings) should also be considered and the new foundation should be built at a distance from it so that the previous one is not affected by digging or excavation.
Economy and functionality:

The project of foundation designing must be economical and should fulfill all the requirements, necessities and standards.

Steps in designing foundation

Loads:

The type, quantity and amount of loads that the structure is subjected to. These loads are sorted out to the foundation engineer by a structural engineer working on the same project, by the client or he may have to estimate them himself.

Site visit:

The foundation engineer must visit the site and should observe the topographical and geological features of the area where foundation is to be built. Drainage system of the area and water table information should also be studied. By observing the buildings previously built in the area, the engineer can come to know about the log term effects of soil on the buildings.

Sampling and Testing:

Samples of soil should be collected from the area and should be tested for all the required properties and parameters that are required.
Design of foundation:

At the end, now, foundation is designed with consultance with the client, structural engineer of the same project, contractor and architect.
Types of foundations

1. Shallow Foundations
1. Spread footing foundation
2. Strip foundation
1. Combined footing
1. Rectangular footing
2. Trapezoidal footing
3. Strap footing
3. Matt footing
2. Deep Foundations

Bearing capacity of shallow foundations
Ultimate bearing capacity : It is the least pressure that would cause shear failure of soil underneath the footing. Denoted by qult
Allowable Bearing capcity: It is the maximum pressure that would ensure factor of safety i.e 2.5 – 3 of soil and limiting settlement to tolerable amount

Bearing capacity of shallow foundation can be found by

1. Analytical method
2. In correlation with field test
3. In situ determination
4. Presemptive value

Sources : www.aboutcivil.com

Read Full Post »